My room, 2 jan 2011, 10:42
Teruntuk dia yang telah menggangguku tanpa permisi
Awalnya aku hanya menganggapnya biasa atas semua yang ku lakukkan padamu dan yang kau lakukkan padaku. Waktu itu aku hanya menganggapmu sebagai temanku dan patner. Tak lebih.
Kelakuan anehmu semakin menjadi tiap harinya, kamu mulai ingin tahu apapun tentangku. Mulai dari apa yang ku lakukkan, apa yang sedang terjadi denganku, apa yang aku suka, apa makanan kesukaanku, dan sebagainya. Mulanya aku merasa sedikit risih, aku sempat berfikir “ini anak iyik amat sih? Pingin tahu aja.” Tapi dengan senang hati aku juga meladenimu.
Entah karena aku mulai terbiasa dengan kehadiranmu atau aku sudah sedikit menerimamu bertamu ke hatiku, aku mulai merasa bingung jika kamu g menanyakan hal yang menurutku iyik itu. Sempat temanku bertanya, “kamu kenapa? Kok aneh?” ya, aku merasa senewen waktu itu. Memalukkan memang.
Kamu juga telah mengisi inbox ku dengan smsmu, sampai teman2ku protes padaku kenapa tiap mereka sms aq selalu saja pending…mungkin karena kapasitas inbox ku sudah over load gara2 sms mu yang belum aq hapus…:D
Pernah juga kamu aku cueki setengah mati karena ya memang aku ini yang cuek, kamu tetap saja meladeniku. (jadi terharu :’D)
Hei, kau pengganggu sakti, terima kasih telah menggangguku. ^^